Kacer Burung Kicau Yang Menarik

Kacer atau Kucica kampung (Copsychus saularis) juga disebut magpie robin, adalah burung pengicau kecil dan masuk  sebagai anggota Muscicapidae. Burung ini berwarna hitam dan putih dengan ekor yang panjang. Ekornya terangkat ke atas jika mereka sedang mencari makanan di tanah atau kadang ketika sedang bertengger, burung ini banyak ditemukan di daerah Asia Selatan dan Asia tenggara. Di Indonesia burung ini mulai langka karena penangkapan yang berlebihan untuk dipelihara dan lingkungan yang tidak mendukung lagi.

Di habitat asli burung hitam ini di alam liar sudah sangat berkurang pada dasarnya jumlah burung kacer saat ini tidak sebanyak seperti pada saat sekitar tahun 1980 sampai tahun 1992. Pada saat itu burung kacer hitam atau putih sering terlihat di area perkebunan, persawahan, padang rumput, hutan bahkan sekitar perkampungan penduduk.

Kucica kampung merupakan jenis burung kicau yang banyak pemelihara dan banyak komunitasnya di Indonesia. Di Indonesia sendiri, Jenis burung yang mempunyai dua kombinasi warna bulu hitam dan putih ini terdapat dalam berbagai jenis, mulai dari kacer poci dada putih, jawa atau kacer hitam, madagaskar, kalimantan dan blorok. Hampir semua jenis burung kacer yang ada menjadi incaran para penghobi burung kicau, baik sebagai hewan peliharaan, burung masteran dan sampai ada yang bertujuan untuk dibudidayakan.

Burung yang suka terbang menjelajah di berbagai lingkungan dengan kecepatan terbangnya bisa mengungguli kerabatnya murai batu, burung ini berekor panjang seperti lidi. Burung kacer banyak mendiami dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut bahkan sering terlihat di perumahan penduduk.

Di Jawa tengah dan Jawa timur burung ini di kenal dengan sebutan srintil, burung ini  terbilang sangat aktif mencari makan, mulai dari pohon kelapa, randu, pisang atau ranting pohon kering. burung ini sering terlihat sendirian, akan tetapi akan selalu bersama pasanganya pada saat musim kawin.

Kacer

Kacer

Burung Kacer yang akan diikutkan dalam kontes burung kicau perlu dirawat dan dilatih dengan penuh ketekunan, keuletan dan kesabaran supaya kita bisa mendapatkan burung kacer yang bermental petarung, suara lantang yang konsisten, ngobra, badan yang tegap, cengkraman kaki yang kuat dan berdiri kokoh sambil meliuk-liuk dengan gagah bila sedang berkicau.

Beberapa tips merawat kacer:

  • Dimandikan dengan teratur pada pagi hari dan sore hari dengan disemprot air yang telah dicampur shampo khusus burung, supaya burung selalu kelihatan segar, bugar, sehat, bulu berkilau dan bebas kutu.
  • Penjemuran dilakukan setelah selesai dimandikan kurang lebih 2 jam.
  • Sering di embunkan pada subuh menjelang pagi untuk mendapatkan suara yang nyaring dan keras.
  • Terapi dengan suara alam dan burung juara lainnya, karena kacer termasuk burung yang gampang meniru dan mengingat suara yang sering didengarnya.
  • Seminggu sekali atau dua kali masukkan burung dalam kandang umbaran untuk melatih kelincahan, sayap, pernafasan, suara yang lebih panjang dan kesehatan lebih prima.
  • Beri tambahan suplemen burung untuk menjaga burung tetap sehat dan tahan terhadap lingkungan.
  • Sebelum turun ke arena lomba, biasakan dulu diadu dengan burung lain untuk melihat kesiapan dan mental burung.
  • Makanan alami harus secara rutin diberikan, seperti kroto, jangkrik dan cangkilung.

No Responses

Add Comment