Semua Fakta Menarik yang Wajib Kamu Tahu Seputar Burung Kenari

Kenari merupakan salah satu jenis burung kicau yang banyak disukai oleh masyarakat. Ia adalah golongan genus Serinus dan termasuk ke dalam keluarga Fringillidae. Nama kenari sendiri merupakan nama sebuah pulau tempat burung kenari berasal. Selain di Pulau Kenari, burung ini juga ditemukan di Pulau Azores dan Madeira.

Kepulauan itu sendiri mendapat namanya dari bahasa Latin canarias yang berarti (pulau) anjing, karena banyaknya anjing liar yang ada di sana pada zaman dahulu. Kepulauan Canaria terdiri dari tujuh pulau vulkanik yang terletak di Samudra Atlantik, sebelah barat laut pesisir Afrika ( Maroko dan Sahara Barat), kepulauan ini termasuk dalam wilayah Spanyol dan merupakan salah satu komunitas otonomi negara itu.

Spesies burung ini kini sudah banyak dikembang biakan di penangkaran dan memiliki varian warna yang beragam. Burung Kenari pertama kali dikembang biakan di penangkaran pada abad ke-17. Ia dibawa oleh pelaut Spanyol ke negara-negara Eropa. Burung ini menjadi mahal karena banyak orang yang tertarik untuk membiakannya.

Kenari liar atau kenari asli yang biasa ditemukan di pulau asalnya berwarna hijau kekuningan. Sedangkan burung kenari yang dibiakan di penangkaran memiliki warna yang lebih beragam karena persilangan yang dilakukan.

Dari abad ke-18 hingga 20, burung kenari dan burung pipit digunakan oleh negara Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat di industri pertambangan batu bara guna mendeteksi kandungan karbon monoksida.

Secara umum, burung kenari dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu:

  • Kenari warna yang dikembang biakan karena mutasi warnanya): Ino, Eumo, Satinette, Perunggu, Ivory, Onyx, Mozaik, Coklat, Red factor.
  • Kenari yang dikembang biakan karena bentuk fisiknya: Australian plainhead, Berner, Border, Fife, Gibber Italicus, Gloster, Lancashire, Raza Española, Yorkshire.
  • Kenari kicau yang dikembangkan karena keunikan kicauannya: Spanish Timbrado, German Roller/Harz Roller, Waterslager/Malinois, American Singer, Russian Singer, Persian Singer.

Meskipun merupakan salah satu spesies yang suka menyendiri, saat musim kawin burung kenari akan sibuk mencari pasangan.

Negara Belanda yang kini lebih dikenal sebagai negara pengekspor kenari Indonesia, semula mendatangkan kenari dari Inggris, Jerman dan Belgia kemudian kenari tersebut dikawinkan dengan kenari liar dan menghasilkan beberapa jenis kenari hybrid, seperti norwich, scotch fancy, bolder fancy, london fancy, yorkshire, lancashire, gloser, dan sebagainya.

Kenapa Kenari Banyak Disukai?

burung kenari
Burung kenari jantan mampu untuk berkicau nyaring, sedangkan burung kenari betina hanya mampu untuk bercuit

Kemampuan burung kenari untuk berkicau, varian warna serta karakteristik penampilannya merupakan alasan utama mengapa banyak orang yang memelihara dan mengembang biakkan burung ini. Salah satu fakta menarik tentang burung kenari adalah hanya burung pejantannya lah yang mampu untuk “bernyanyi” menggunakan kicauannya.

Kenari yang dibiakan khusus karena kicauannya biasanya dilatih untuk mampu mengicaukan nada yang spesifik agar dapat dilombakan dalam kompetisi. Untuk kenari yang dibiakan karena warnanya, biasanya mereka akan diberikan makanan berpigmen untuk dapat meningkatkan warna pada bulunya. Burung kenari red factor dan kuning merupakan jenis burung yang populer di kategori ini.

Untuk jenis kenari yang dikembang biakan karena karakteristik fisiknya, biasanya mereka memiliki jambul yang unik. Jenis yang populer untuk kategori ini adalah the border canary, the crested, the fife, the Gloster, the lizard, and the Norwich.

Kenari sebagai hewan peliharaan memiliki akar sejarah yang panjang di kebudayaan Amerika karena pada tahun 1800an sering digunakan sebagai hewan pendeteksi gas di pertambangan batu bara. Ia juga merupakan perwujudan karakter kartun legendaris Tweety.

Namun selama beberapa tahun terakhir, keberadaan kenari sebagai burung kicau favorit masyarakat mulai tergeser dengan burung beo.

Cara Merawat Burung Kenari

  • Burung kenari dapat diletakan di satu kandang yang sama dengan beberapa kenari lain, namun jangan tempatkan dua kenari jantan di satu kandang yang sama.
  • Burung kenari harus bersosialisasi setiap harinya. Untuk itu, pastikan burung kenari ditempatkan secara berpasangan atau bisa juga diajak bicara oleh pemilik burung tersebut.
  • Burung kenari jantan yang ditempatkan bersama dengan kaca tidak akan berkicau.
  • Burung kenari membutuhkan ruang yang luas untuk dapat terbang dengan leluasa.
  • Sediakan permainan berburu untuk menstimulasi mental burung kenari.

Fungsi Lain Burung Kenari

Burung kenari telah digunakan dalam proses riset neurogenesis, atau studi mengenai munculnya saraf baru pada otak manusia dewasa. Ia juga digunakan untuk riset dasar dalam memahami bagaimana kicauan burung menginspirasi lagu.

Inilah mengapa burung kenari telah menjadi model spesies yang menemukan bagaimana cara otak vertebrata belajar, mengkonsolidasi ingatan dan mengkoordinasikan gerakan motorik.

Pada tahun 1896, tikus masih digunakan oleh masyarakat Inggris sebagai spesies sentinel untuk mendeteksi karbon monoksida di pertambangan batu bara. Gas beracun seperti karbon monoksida atau gas asphyxiant seperti metana dalam lokasi pertambangan akan memengaruhi makhluk berdarah panas, dalam hal ini tikus, sebelum dapat memengaruhi para petambang. 

Hal ini dikarenakan sistem pernapasan mereka lebih cepat dibandingkan manusia. Sehingga tikus dapat langsung bereaksi terhadap gas ini dalam hitungan menit, sedangkan manusia akan memakan waktu 20x lipatnya.

Namun setelahnya diketahui bahwa burung kenari lebih sensitif dan lebih efektif dalam mendeteksi gas beracun. Namun, penggunaan burung kenari sebagai alat pendeteksi gas beracun ini kemudian ditiadakan pada 1986.

Apakah informasi di atas memberikan pengetahuan baru bagimu? Tinggalkan pertanyaan dan pesan di kolom komentar serta jangan lupa untuk membagikan tulisan ini jika kamu menyukainya.

Add Comment