Apa Yang Menyebabkan Gerhana Terjadi?

Apakah kamu pernah menyaksikan gerhana? Apa sebenarnya yang mengakibatkan gerhana terjadi? Dan mengapa ada beberapa jenis gerhana berbeda?

Gerhana adalah peristiwa yang terjadi di angkasa di mana sebuah objek tertutup sebagian atau seluruhnya oleh objek lain yang melintas di depannya. Dalam hal ini bulan, bumi, dan matahari. Objek tersebut akan menutup cahaya sehingga matahari atau bulan akan nampak gelap sebagian atau seluruhnya, atau yang sering disebut gerhana matahari dan gerhana bulan.

Gerhana matahari dan bulan sudah lama menarik perhatian masyarakat luas karena merupakan fenomena astronomi yang dapat disaksikan langsung dengan mata telanjang. Namun di zaman pra sejarah, orang-orang primitif takut akan kegelapan yang diakibatkan munculnya gerhana. Hal tersebut berkaitan dengan kepercayaan masyarakat pada zaman tersebut.

Peristiwa gerhana bulan dan matahari merupakan fenomena astronomi yang jarang terjadi, sehingga saat kemunculannya akan banyak mengundang orang-orang yang penasaran untuk sekadar melihat atau mempelajari kaitan fenomena ini dengan kehidupan dan alam. Dalam satu tahun, kurang lebih terjadi satu atau dua kali gerhana matahari dan bulan.

Gerhana Matahari

Gerhana matahari adalah gerhana yang terjadi saat posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari. Posisi ini membuat sebagian atau seluruh cahaya matahari yang harusnya terpancar ke bumi terhalang oleh bulan. Tidak ada cahaya matahari yang memasuki umbra, yaitu bagian terdalam dari bayangan.

Akibatnya, daerah yang seharusnya terkena cahaya matahari jadi gelap gulita. Di langit akan nampak matahari seperti tertutup sebuah benda, menjadi hitam. Meski bulan lebih kecil dari matahari namun bayangan bulan akan membesar dan menutup sebagian muka bumi yang sehadap dengan bulan dan matahari.

Gerhana matahari terbagi menjadi 4 jenis berdasarkan posisi bayangan yang dihasilkan oleh posisi bulan. Pertama adalah gerhana matahari total, lalu gerhana matahari sebagian, gerhana matahari cincin dan yang terakhir gerhana matahari hibrida.

Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total terjadi saat matahari benar tertutup dengan sempurna oleh bayangan dari bulan. Di langit hanya ada matahari yang menjadi bulatan hitam tanpa ada celah cahaya sedikit pun. Bayangan umbra melewati tepat tengah matahari, dan memblokir semua cahaya yang seharusnya mengenai bumi. Saat terjadi gerhana matahari total, kita dapat melihat matahari di luar atmosfer yang biasa disebut dengan corona.

Karena umbra sempit pada bagian yang bersilangan dengan bumi, gerhana matahari total hanya dapat dilihat di beberapa area tertentu yang sangat terbatas, biasa disebut dengan totality zone.

Karena pergerakan relatif, bayangan bergerak secara cepat di permukaan terestrial, sehingga membuat gerhana matahari total hanya mampu bertahan selama beberapa saat (kurang dari 8 menit).

Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana matahari sebagian terjadi saat bayangan dari bulan tidak benar-benar membuat permukaan bumi jadi gelap sempurna. Hal ini terjadi karena piringan bulan tidak menutup secara sempurna piringan matahari yang nampak dari bumi. Saat ini terjadi, bayangan penumbra yang mengenai bumi. Bukan bayangan utama seperti saat terjadi gerhana matahari.

Gerhana Matahari Cincin

Gerhana Matahari cincin terjadi karena ukuran bulan yang nampak dari bumi lebih kecil dari ukuran matahari. Hal ini mengakibatkan tidak semua cahaya dihalangi oleh permukaan bulan. Bayangan yang menimpa bumi hanya sebagian saja, dan di langit akan terlihat lingkaran seperti cincin cahaya dari permukaan matahari yang masih nampak dari bumi. 

Gerhana Matahari Hibrida

Gerhana ini relatif jarang terjadi sepanjang sejarah manusia mengobservasi gerhana. Gerhana matahari hibrida adalah gerhana yang bergeser dari gerhana matahari total ke gerhana matahari cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi akan terlihat gerhana matahari total dan pada titik yang lain akan terlihat gerhana matahari cincin.

Gerhana Bulan

Gerhana bulan adalah gerhana yang terjadi saat posisi bulan secara keseluruhan atau sebagian tertutup oleh bayangan bumi. Karena bulan memancarkan cahaya akibat matahari, maka saat matahari terblokir oleh bumi maka bulan nampak gelap tanpa ada cahaya yang bisa dipantulkan. Saat terjadi gerhana bulan, posisi bulan berada di belakang bumi.

Jika kita berada pada posisi malam di belahan bumi yang menghadap bulan, maka bulan akan nampak gelap meski seharusnya terjadi purnama. Gerhana bulan dibagi menjadi tiga jenis yang antara lain gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian dan gerhana bulan penumbra. Gerhana bulan dapat dilihat dari berbagai wilayah di bumi dimana bulan berada di atas horizon.

Gerhana bulan biasanya terjadi dua kali di dalam setahun. Namun pada tahun tertentu, bisa saja tidak terjadi gerhana bulan sama sekali. Fenomena ini membantu para ilmuwan dalam meneliti material pada permukaan bulan karena saat itu tidak terdapat radiasi matahari.

Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total terjadi saat bayangan dari permukaan bumi tepat menutup sempurna permukaan bulan sehingga sama sekali tidak ada cahaya matahari yang dipantulkan ke bumi. Gerhana bulan total akan membuat bulan nampak menghilang perlahan dan akhirnya menjadi hitam sempurna. Saat terjadi gerhana bulan total, bulan berada pada daerah bayangan umbra.

Jika bulan melewati bagian tengah umbra bumi, maka akan terjadi gerhana bulan total. Pada saat terjadi, ia dapat berlangsung selama 100 menit, sementara keseluruhan gerhana yang terjadi berlangsung selama 3,5 jam.

Gerhana Bulan Sebagian

Tidak semua permukaan bulan tertutup bayangan dari penampang bumi. Gerhana bulan sebagian hanya dapat dilihat saat sebagian bulan memasuki umbra. Masih terlihat bulan di langit meski sebagian besar menjadi gelap karena sebagian permukaan bulan berada pada zona bayangan umbra dan sebagian lagi penumbra. Bulan yang berada pada penumbra akan nampak remang-remang tidak gelap sempurna.

Gerhana Bulan Penumbra

Seluruh permukaan bulan berada pada zona bayangan penumbra yang dihasilkan bumi saat menghalangi sinar matahari. Karena berada pada penumbra seutuhnya maka permukaan bulan tidak gelap sempurna, tetapi cenderung terlihat suram dan masih terlihat bentuk bulat dari bulan.

Apakah informasi di atas memberikan pengetahuan yang berguna untuk kamu? Tinggalkan pertanyaan dan pesanmu di kolom komentar, serta jangan lupa untuk membagikan tulisan ini kepada teman-temanmu, ya!

Add Comment