Mengetahui Berbagai Jenis Vitamin Serta Manfaatnya

Sejak kecil, kita diberitahu bahwa vitamin adalah hal yang sangat penting bagi perkembangan tubuh kita. Vitamin adalah senyawa organik kompleks yang akan membantu fungsi biologis pada tubuh kita. Pemberian vitamin A saat masih bayi enam bulan sekali untuk memberikan efek kesehatan mata. Selain itu, makanan yang mengandung vitamin C juga berguna untuk menjaga daya tahan tubuh.

Tubuh harus mendapat asupan vitamin sesuai kebutuhan, jika tidak akan mengalami kekurangan yang mengakibatkan tubuh mengalami avitaminosis, yang lantas juga akan menimbulkan penyakit atau kelainan-kelainan lain pada fungsi organ tubuh kita.

Apa Itu Vitamin dan Mengapa Kita Membutuhkannya?

Vitamin secara teknis merupakan senyawa organik yang dibutuhkan manusia dalam skala kecil. Kebanyakan vitamin hanya dapat kita dapatkan dari makanan, karena tubuh tidak dapat memproduksi sendiri vitamin tersebut atau hanya memproduksinya dalam jumlah yang terlalu sedikit.

Setiap makhluk hidup memiliki kebutuhan asupan vitamin yang berbeda. Manusia membutuhkan asupan vitamin C dari makanannya, namun anjing tidak. Hal ini karena tubuh anjing dapat memproduksi vitamin C sendiri. Vitamin D yang didapatkan dari makanan juga kurang untuk memenuhi asupan vitamin bagi manusia. Inilah mengapa berjemur di bawah matahari merupakan sumber asupan vitamin D yang bisa didapatkan manusia.

Jenis-jenis Vitamin

Terdapat 2 jenis vitamin, yaitu vitamin yang dapat larut di dalam lemak dan vitamin yang dapat larut di dalam air.

Vitamin yang Larut Dalam Lemak

Vitamin yang dapat larut di dalam lemak adalah vitamin A,D,E, dan K. Tubuh dapat menyimpan vitamin-vitamin jenis ini di dalam jaringan lemak dan hati. Sedangkan sisanya dijadikan cadangan yang dapat menetap di dalam tubuh selama berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan.

Asupan lemak yang cukup dapat membantu tubuh kita dalam menyerap vitamin jenis ini melalui saluran pencernaan.

Vitamin yang Larut Dalam Air

Vitamin yang dapat larut di dalam air tidak dapat disimpan di dalam tubuh untuk waktu yang lama dan tidak bisa dijadikan cadangan. Vitamin jenis ini akan dengan cepat keluar dari tubuh melalui urin. Karenanya, kita membutuhkan asupan vitamin jenis ini secara rutin.

Vitamin yang dapat larut dalam air adalah vitamin C dan vitamin B.

Macam-macam Vitamin Dan Manfaatnya

Setiap jenis vitamin memiliki fungsi dan perannya masing-masing di dalam tubuh. Secara keseluruhan, terdapat 13 jenis vitamin. Tim kitacerdas akan memaparkan fungsi dari masing-masing vitamin beserta sumber makanan yang dapat memproduksi vitamin tersebut.

Vitamin A

Vitamin A sangat penting bagi tubuh kita karena vitamin ini membantu meregulasi sistem imunitas tubuh, membantu menjaga kesehatan gigi, kulit dan juga serat otot. Selain itu vitamin A juga memproduksi pigmen-pigmen yang ada pada retina mata dan membuat mata jauh lebih sehat dalam menjalankan fungsinya.

Vitamin A banyak sekali terdapat pada sayuran atau umbi yang memiliki warna merah dan oranye, seperti wortel, ubi, dan juga bayam meski berwarna hijau. Selain itu vitamin A juga bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi minyak ikan, hati, dan juga daging.

Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan mata tidak bekerja dengan baik, karena mata sangat tergantung oleh kerja retina untuk menangkap gambar dan cahaya.

Kelebihan vitamin A dapat menyebabkan keracunan seperti muntah, sakit perut hingga sakit pada otot. Efek lain jika kelebihan vitamin A adalah dapat menyebabkan osteoporosis.

Vitamin B1

Vitamin B1 sering disebut thiamin. Vitamin ini berpengaruh besar dalam fungsi tubuh termasuk metabolisme karbohidrat, membantu kerja otot, memproduksi asam hidroklorida dan membantu sistem saraf tubuh. Vitamin B1 banyak sekali ditemukan pada makanan seperti kacang hijau, nasi dan beberapa jenis daging, gandum, dan susu.

Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan penyakit beri-beri. Nafsu makan menurun, melemahkan kinerja otot saat berkontraksi juga mengganggu metabolisme karbohidrat pada tubuh.

Vitamin B2

Vitamin B2 memiliki nama lain riboflavin. Vitamin ini sangat dibutuhkan untuk mengubah makanan menjadi energi pada tubuh. Bekerja sebagai antioksidan yang mencegah radikal bebas untuk merusak sel tubuh. Selain itu B2 juga membantu tubuh memelihara nafsu makan dan fungsi saraf.

Kekurangan Vitamin B2 dapat menyebabkan keilosis, penglihatan sedikit buram, katarak hingga terganggunya proses pertumbuhan. Vitamin B2 banyak dihasilkan dari susu, bayam, telur.

Vitamin B3

Vitamin B3 memiliki nama lain niacin. Banyak dihasilkan dari hati, telur, daging, susu, dan ragi. Fungsi niacin adalah untuk pertumbuhan dan perbanyakan sel. Perombakan karbohidrat, lemak dan protein dalam sistem pencernaan, mencegah pelagra dan menjaga sistem pencernaan. Selain itu niacin juga berperan dalam koenzim yang diperlukan sel untuk terus hidup.

Kekurangan vitamin B3 dapat menyebabkan penyakit pelagra dengan gejala kulit merah, mengelupas dan mengalami anemia. Selain itu jika kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan diare hingga gangguan mental seperti demensia.

Vitamin B6

Fungsi dari vitamin B6 yang memiliki nama lain adermin ini adalah untuk pertumbuhan dan pekerjaan urat saraf. Selain itu adermin juga berguna untuk pembentukan sel-sel darah merah dan sel-sel kulit. Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan pellagra, anemia, dan konstipasi (susah buang air besar), terhambatnya pertumbuhan saat anak-anak serta kejang-kejang.

Vitamin B6 banyak terdapat di pisang, dada ayam, kentang, biji-bijian dan daging panggang.

Vitamin B12

Vitamin B12 adalah vitamin yang sangat penting bagi tubuh terutama untuk menjaga dan memproduksi sel baru serta digunakan saat pembuatan DNA tubuh. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Gejala kekurangan vitamin B12 antara lain rasa lapar yang berlebihan, susah buang air besar, lemah, menurunnya nafsu makan. Jika sampai parah juga dapat menyebabkan kepikunan.

Vitamin B12 dapat diperoleh dengan mengkonsumsi daging, salmon, tuna, telur, dan yogurt.

Vitamin C

Vitamin C sangat berguna bagi tubuh untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap serangan pilek dan flu. Selain itu vitamin C juga berguna dalam peredaran darah dan serta kerja otot. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan daya tahan menurun dan juga gangguan pada sel tubuh. Selain itu dapat menyebabkan pendarahan pada gusi dan sariawan.

Vitamin C dapat dicukupi dengan mengkonsumsi buah yang memiliki rasa asam seperti jeruk, mangga, jambu biji, dan juga sayur seperti brokoli.

Vitamin D

Vitamin D juga dikenal dengan vitamin sinar matahari pagi atau sunshine vitamin. Hal ini terjadi karena ultraviolet dari sinar matahari pagi yang mengenai kulit dapat membuat tubuh memproduksi vitamin D secara alami. Dengan berjemur minimal 10 menit setiap pagi kita sudah dapat mencukupi kebutuhan vitamin D harian kita.

Makanan seperti telur, jamur banyak sekali mengandung vitamin D. Fungsi vitamin D adalah untuk untuk menjaga kadar kalsium dalam darah dan juga kandungan fosfor. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan tulang menjadi lemah, gangguan pertumbuhan hingga menyebabkan osteoporosis.

Vitamin E

Vitamin E memiliki nama lain tokoferol. Vitamin ini berfungsi untuk proses pembelahan sel tubuh. Mencegah pendarahan pada saat ibu hamil serta memperkuat kandungan hingga resiko keguguran bisa diperkecil. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan seseorang menjadi mandul atau gangguan kehamilan dengan sering terjadi keguguran.

Selain itu, tubuh orang yang kekurangan vitamin E dapat menyebabkan otot mengerut hingga susah bergerak karena saraf penggerak rusak. Selain itu dapat juga terjadi gangguan hipofisis dan kelenjar gondok. Dengan mengkonsumsi kecambah kacang hijau, hati ayam, dan kuning telur dapat membuat kebutuhan vitamin E kita tercukupi.

Vitamin K

Vitamin ini kerap disebut antihemoragia atau anti pendarahan. Vitamin K dapat diproduksi sendiri oleh tubuh di usus besar dengan bantuan bakteri E. Coli. Fungsi vitamin K adalah untuk membentuk protrombin di dalam hati, zat ini berguna saat proses pembekuan darah. Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan terganggunya proses pembekuan darah jika terjadi luka. Dengan mengkonsumsi bayam, sayuran hijau, dan juga kale maka tubuh kita dapat mencukupi kebutuhan vitamin K.

Apakah artikel di atas memberikan pengetahuan yang berguna bagimu? Tinggalkan pertanyaan dan pesanmu di kolom komentar, serta jangan lupa untuk membagikan tulisan ini ke teman-temanmu, ya!

Add Comment