Mengapa Kita Membutuhkan Makanan?

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa makhluk hidup membutuhkan makanan? Apa sebenarnya fungsi makanan di dalam kehidupan manusia?

Makanan merupakan suatu bahan yang umumnya berasal dari hewan atau tumbuhan yang dimakan oleh makhluk hidup untuk mendapatkan tenaga dan nutrisi.

Bahan makanan manusia umumnya diperoleh dari hasil bertani, berkebun dan beternak. Tetapi kini dengan semakin maraknya perkembangan teknologi, terdapat beberapa makanan yang dapat diciptakan oleh manusia.

Manusia membutuhkan makanan untuk hidup, beraktivitas, dan berkembang. Dari makanan lah didapatkan bermacam-macam kandungan protein, gizi, vitamin, lemak atau enzim yang mempunyai fungsinya masing-masing.

Misalnya karbohidrat untuk sumber energi, protein untuk pertumbuhan badan dan otak, lemak untuk energi dan cadangan energi dan berbagai vitamin dengan fungsinya masing-masing.

Manusia mengolah makanan dengan mencampur beberapa jenis bahan makanan dengan tujuan supaya makanan mempunyai rasa yang sesuai dengan selera. Hal ini juga dilakukan agar penampilan makanan menjadi lebih menarik dan mempunyai kandungan nutrisi yang berimbang.

Penyerapan dan pemanfaatan nutrisi oleh tubuh manusia dan hewan diatur oleh sistem pencernaan. Sedangkan pada tanaman, ia melakukan fotosintesis dengan mengubah cahaya matahari menjadi makanannya.

Di berbagai wilayah di dunia, makanan menjadi kebudayaan khas daerah masyarakat setempat. Makanan juga merupakan salah satu faktor pendorong terjadinya globalisasi.

Misalnya seperti yang terjadi pada awal era perdagangan di Eropa dan perluasan koloni dimana makanan yang tadinya hanya dapat ditemukan di wilayah tertentu disebarkan ke seluruh benua di dunia.

Mengapa Perut Berbunyi Saat Lapar?

Apakah kamu pernah merasakan perut kamu berbunyi saat merasa lapar?

Saat perut kamu mengeluarkan bunyi dan kamu merasa lapar, otakmu mengirimkan sinyal kepada sistem pencernaan untuk mempersiapkannya saat makanan datang.

Dengan kata lain, saat perutmu kosong selama beberapa jam, ia mulai memproduksi hormon yang akan mengirimkan pesan kepada otak bahwa perut telah kosong dan harus diisi makanan.

Kemudian otak membalasnya dengan mengirim sinyal kepada otot di sistem pencernaan agar berkontraksi. Kontraksi ini disebut dengan “peristalsis”.

Sinyal dari otak akan terus meningkatkan intensitas peristalsis di dalam perut sehingga perut akan siap untuk menerima makanan yang nantinya akan masuk. Sinyal tersebut juga mengakibatkan perut mengeluarkan cairan pencernaan.

Perut berbunyi saat lapar karena terdapat gas di dalam perut. Suara tersebut akan keluar saat campuran gas dan cairan pencernaan keluar melalui lubang kecil antara perut dan usus kecil. Sebutan medis untuk suara ini adalah “borborygmi”.

Fungsi Makanan Pada Makhluk Hidup

makanan
Makanan memegang fungsi yang penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan manusia

Makanan berperan penting dalam kehidupan manusia. Ia membuatmu tetap hidup, dapat bergerak dan dapat beraktivitas secara terus menerus setiap harinya. Namun, jenis makanan yang kamu konsumsi dapat mempengaruhi seberapa baik tubuhmu dapat beraktivitas.

Mengetahui nutrisi apa yang cocok untukmu dapat membantumu untuk memahami lebih dalam mengenai hubungan kompleks antara tubuh manusia dan makanan.

Makanan terdiri dari banyak kandungan kimia. Mulai dari nutrisi makro (komponen nutrisi yang tersedia dalam jumlah besar), nutrisi mikro (komponen nutrisi yang tersedia dalam jumlah kecil), air dan serat. Banyak juga kandungan nutrisi lain yang terdapat di dalam makanan.

Semuanya harus dikonsumsi secara seimbang karena jika kamu mengalami kelebihan ataupun kekurangan nutrisi tertentu, terdapat resiko kesehatan yang akan terjadi.

Makanan dapat memiliki warna (alami atau sintetik), rasa dan kandungan aktif seperti kafein, steroid atau salisilat, toksikan, dan aditif yang dapat memengaruhi tubuh. Bahkan rasa pada makanan tertentu tergantung dari banyaknya kandungan nutrisi di dalamnya.

Namun kandungan tersebut dapat berubah sesuai dengan penyimpanan dan cara pengolahannya. Kandungan tersebut juga dapat bereaksi satu sama lain saat bertemu di dalam perut manusia.

Bagaimana karbohidrat diserap oleh pencernaan juga tergantung oleh serat yang terkandung di dalam makananmu, meskipun serat tersebut tidak ikut diserap.

Makanan juga lebih dari sekedar kandungan nutrisi di dalamnya. Tampilan fisik sebuah makanan juga menjadi penting bagi sebagian orang. Hal tersebut dapat meningkatkan dan menggugah selera makan orang.

Ukuran partikel makanan itu sendiri juga dapat memengaruhi seberapa banyak nutrisi yang akan kita cerna. Misalnya, nutrisi yang akan didapat dari memakan buah apel utuh akan berbeda dengan meminum jus apel. Bubur juga akan lebih cepat dicerna daripada nasi.

Tingkat keasaman dan alkalin dari makanan merupakan salah satu unsur makanan yang dulu banyak dianggap penting. Hal ini karena mereka dapat mengubah seberapa cepat perut menjadi kosong, pencernaan di usus kecil dan tingkat keasaman atau basa di dalam urin.

Tubuh kita mampu mengkonsumsi keasaman makanan tanpa banyak masalah. Makanan yang mengandung asam pastinya akan terasa asam. Sedangkan makanan yang mengandung alkalin (basa) akan terasa sedikit seperti sabun.

Penggunaan sodium bicarbonate (baking soda) dapat membuat makanan mengandung alkalin (basa). Namun ia juga dapat menyebabkan hilangnya vitamin C.

Makanan Bernutrisi Yang Dibutuhkan Tubuh

Seperti layaknya telepon genggam, tubuh butuh untuk diisi ulang setiap harinya. Setiap harinya, kamu perlu untuk memakan makanan dengan kandungan nutrisi yang berbeda yang berada dalam 5 grup, yaitu: biji-bijian, buah, sayur, susu dan daging.

Inilah mengapa kita dianjurkan untuk memakan makanan “4 sehat 5 sempurna”. Agar kebutuhan nutrisi kita setiap harinya terjaga dan terpenuhi. Karena jika kita kekurangan salah satu nutrisi saja, akan timbul penyakit pada diri kita.

Akan lebih baik jika nutrisi didapat dari makanan yang segar. Karena makanan beku atau makanan cepat saji mengandung terlalu banyak lemak dan gula, yang dapat berakibat buruk pada tubuh jika terlalu banyak dikonsumsi.

Makanan seperti roti wholegrain, sayur dan buah mengandung karbohidrat dan serat. Sedangkan biji-bijian dan minyak mengandung lemak baik. Tubuh membutuhkan karbohidrat dan lemak untuk membuat energi agar kita dapat beraktivitas. Serat membantu makanan melewati saluran panjang pencernaan dengan baik agar kita dapat buang air dengan lancar.

Susu, daging dan telur yang tinggi akan protein dapat membantu dalam proses pertumbuhan rambut, kuku dan perbaikan luka.

Vitamin dan mineral membantu tubuh untuk tetap sehat. Vitamin A dapat ditemukan di dalam daging dan sayuran berwarna oranye seperti wortel. Ia mampu membantu membuat penglihatan jadi lebih baik. Sedangkan vitamin C dapat ditemukan di buah-buahan seperti jeruk. Ia dapat membantu tubuh melawan virus yang dapat membuatmu sakit.

Mineral seperti kalsium yang dapat ditemukan di makanan berbahan susu dapat membantu memperkuat tulang dan gigimu. Zat besi yang dapat ditemukan di dalam daging dan sereal dapat membantu darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Apakah informasi di atas memberikan pengetahuan yang berguna untuk kamu? Tinggalkan pertanyaan dan pesanmu di kolom komentar, serta jangan lupa untuk membagikan tulisan ini kepada teman-temanmu, ya!

Add Comment