Penyebab Kegemukan atau Obesitas

Kegemukan atau obesitas adalah kondisi pada tubuh saat kadar lemak sangat tinggi hingga membuat berat badan bertambah terus. Beberapa lemak melekat pada bagian-bagian tubuh seperti perut, pinggang, paha, pantat, dan pembuluh darah. Hal ini akan memberikan dampak buruk kepada kita. Tidak hanya masalah estetika tapi juga kesehatan.

Individu yang mengalami kegemukan atau obesitas memiliki risiko yang besar terhadap penyakit mematikan seperti jantung, stroke, hingga diabetes. Yang paling dikuatirkan adalah jika sampai terjadi komplikasi. Beberapa negara seperti China bahkan membuat program untuk mengurangi kegemukan pada anak-anak. Pencegahan sejak dini akan membuat obesitas semakin berkurang di masa yang akan datang.

Kita Cerdas telah membuat beberapa rangkuman hal-hal penyebab kegemukan atau obesitas. Diharapkan setelah membaca dan mempelajari hal ini kita semua akan sadar tentang kesehatan. Dan dapat mengontrol apa saja yang masuk ke tubuh sehingga obesitas dapat dihindari. Mari kita simak selengkapnya.

Kegemukan atau Obesitas

Obesitas atau Kegemukan

Makan “Junk Food” Lebih Banyak dari Makanan Sehat.

Makanan cepat saji sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern, terutama di perkotaan besar. Manusia sekarang menuntut serba cepat dan instan,  hingga tidak memperhatikan dampak buruk yang akan terjadi dari mengkonsumsi terlalu banyak makanan cepat saji atau sering disebut junk food.

Hal yang menyebabkan kenapa makan di kedai atau restoran cepat saji menyebabkan obesitas adalah kadang kita tidak menyadari telah makan terlalu banyak kalori, makanan mengandung lemak yang sangat tinggi, pemrosesan makanan yang terlalu banyak menggunakan minyak dan bahan tambahan lain yang dapat menyumbangkan banyak kalori.

Kebiasaan makan di restoran cepat saji akan membuat tubuh kita semakin banyak menumpuk lemak dan pada akhirnya kita akan mengalami kegemukan atau obesitas secara perlahan-perlahan.

Junk Food

Junk Food

Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula

Tanpa disadari makanan  yang kita makan setiap hari sudah banyak mengandung gula. Seperti nasi yang kita makan setiap hari mengandung karbohidrat yang akhirnya diubah jadi gula, teh atau kopi yang kita minum juga manis, Es krim dan kue juga manis. Beberapa studi menyebutkan terlalu banyak mengkonsumsi gula dapat mengganggu metabolisme tubuh, hal pertama yang menyebabkan tubuh resistan terhadap insulin, lemak di perut bertambah dan bisa memicu munculnya kanker.

Gula

Gula

Tubuh Tidak Membakar Kalori Dengan Maksimal

Secara sederhananya, saat kita makan maka tubuh mendapatkan energi berupa kalori dari makanan yang mengandung makro nutrisi (karbohidrat, lemak dan protein). Dari sini tubuh mendapatkan tenaga untuk melakukan segala aktivitas mulai dari tidur, bekerja dan kegiatan lainnya. Lantas bila tubuh tidak membakar kalori yang masuk? jawabannya ada dua, pertama adalah kita makan terlalu banyak. Misal dalam sehari kita hanya butuh 2000 kalori tapi dari makanan kita dapat 2500. Maka selisih 500 kalori ini jika terus menumpuk selama seminggu berat badan kita akan bertambah sekitar setengah kilogram.

Kedua karena kita tidak olahraga. Olahraga atau kegiatan fisik akan membakar kalori lebih banyak. Dalam satu sesi angkat beban dan kardio rata-rata kita bisa membakar 400-600 kalori. Yang artinya walau kita makan agak banyak tapi terbakar dengan sempurna dan tubuh tidak akan menyimpan lemak lebih banyak

Olahraga

Olahraga

Jam Tidur lebih Sedikit

Jam tidur sering kali dikesampingkan sebagai salah satu faktor yang dapat menyebabkan kegemukan. Tapi pada faktanya, kurangnya jam tidur dapat menyebabkan seseorang mengalami penurunan fungsi hormon yang bertindak dalam pencegah timbunan lemak. Selain itu kurang tidur juga menyebabkan rasa lapar, sehingga memicu kita ingin makan. Akibat kurang tidur menyebabkan kita terlalu banyak makan dan memiliki risiko besar menjadi gemuk secara perlahan tanpa kita sadari.

Tidur

Tidur

Lingkungan

Lingkungan menjadi hal yang menyebabkan kita menjadi gemuk atau obesitas. Misal di keluarga yang mayoritas obesitas, pola makan sama dengan apa yang dimakan oleh mereka. Selain itu kebiasaan kurang kegiatan fisik atau olahraga dan lain-lain akan membentuk suatu kebiasaan yang susah ditinggalkan. Cara paling gampang untuk mengatasinya adalah mau mengatur makan dan bergerak. Mungkin akan membutuhkan waktu lama tapi secara perlahan kita akan berubah menjadi lebih sehat.

Terkadang ada orang yang beranggapan jika gemuk atau tidak bukanlah hal yang penting bagi manusia. Tapi bukankah menjadi sehat adalah hal yang penting bagi kita?

Add Comment